Hukrim

Polda Banten Periksa Tiga Pejabat dan Staf KCD Dikbud Kab Tangerang

SERANG, LB– Menindak lanjuti laporan adanya kebocoran data guru pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Tangerang, Polda Banten melakukan pemeriksaan kepada tiga pejabat dan staf Kantor Cabang Dinas (KCD) Dikbud Kabupaten Tangerang.

“Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Banten saat ini sudah melakukan permintaan keterangan terhadap tiga orang yang masing-masing adalah, pejabat dan staf KCD Dikbud Kabupaten Tangerang,” ungkap Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga dalam rilis resmi secara tertulis yang diterima redaksi, Rabu (10/11/2021).

Selain melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kata Shinto, dalam proses penyelidikan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Banten juga melakukan pendekatan ilmiah untuk mengetahui jejak digital.

“Dalam proses pendekatan ilmiah yang dilakukan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Banten dengan tracing jejak digital beberapa device yang diduga ada kaitannya dengan pengunggahan data tersebut,” katanya.

Advertisement

Hasil pemeriksaan sementara, sambung Shinto, data yang tersebar merupakan format permintaan data oleh Bank bjb ke KCD Kabupaten Tangerang untuk kepentingan peralihan gaji guru dan honorer Kabupaten Tangerang dari Bank Banten ke bjb.

“Hingga sore ini, penyelidik Siber Ditreskrimsus Polda Banten terus melaksanakan koordinasi yang intens baik ke Dinas Dikbud Provinsi maupun ke Cabang Dinas Dikbud Kabupaten Tangerang,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, kelompok data guru di Kabupaten Tangerang yang berisi beberapa informasi privasi mengalami kebocoran sejak Jumat (05/11) lalu. Data pribadi berupa nama, NIK, bahkan nomor rekening dan nomor handphone tersebar luas di link vbook.

“Publik kami sarankan agar jangan mengunduh link tersebut, karena mengandung malware yang dapat merusak device pribadi,” sarannya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button