Peristiwa

Polisi Temukan Kandungan Gas Berbahaya, 7 Orang Diperiksa

Tindak Lanjut Kasus Tewasnya Lima Orang di Gorong-gorong

TANGERANG, LBTim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan penyelidikan penyebab tewasnya lima orang di gorong-gorong Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (8/10/2021). Tim menemukan kandungan gas berbahaya bagi manusia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima orang yang merupakan pekerja dan warga tewas diduga kehabisan oksigen saat memperbaiki kabel di dalam gorong-gorong, Jalan Taman Royal, Kelurahan Prois Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

“Kami bersama tim Puslabfor ke TKP memeriksa. Sementara hasil yang kami temukan ditemukan gas berbahaya. Mengenai konsentrasi dan jenis gasnya kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium di Puslabfor,” ungkap Kepala Sub Bidang Toksikologi Lingkungan (Kasubbid Tokling) Puslabfor Mabes Polri Kompol Faizal Rachmad di lokasi kejadian.

Pihaknya dalam pemeriksaan di TKP menggunakan alat draeger yang memiliki kemampuan mendeteksi gas secara akurat. Selain itu, juga diambil sampel air dan gas udara di lokasi kejadian yang menyebabkan lima orang tewas.

Advertisement

“Sangat membahayakan manusia, sudah tercampur dengan air,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima menambahkan, ada unsur kelalaian dalam peristiwa yang menyebabkan lima orang meninggal dunia. Oleh karean itu, pihaknya melakukan pemanggilan kepada perwakilan perusahaan tempat korban bekerja.

“Kita akan memanggil atau mengecek surat perjanjian kerja yang dikeluarkan pihak pekerja, atau dalam hal ini pihak Telkom dan pihak ketiga yang melakukan pekerjaan tersebut,” terangnya.

Kapolres pun memastikan, dari lima korban yang meninggal, tiga korban di antaranya karyawan Telkom dan dua korban masyarakat yang saat kejadian memberikan pertolongan.

“Dua korban dari masyarakat itu memberikan pertolongan kepada pekerja yang meninggal dan enggak tahu bahayanya, sehingga mereka masuk ke dalam lalu terperosok dan jadi korban meninggal di dalam,” jelasnya.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian sudah memeriksa tujuh saksi dari masyarakat setempat dan pihak-pihak lain. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari alat-alat yang digunakan dalam pengerjaan proyek dan identitas korban dan pihak terkait. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button