Politik

Politik Uang dan Keterlibatan ASN Masih Berpotensi di Pemilu 2024

SERANG, LBC– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) sudah melakukan identifikasi potensi masalah pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hasilnya, persoalan politik uang dan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada politik masih berpotensi terjadi.

Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengevaluasi Pemilu dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan mengidentifikasi potensi masalah pada Pemilu 2024. Pihaknya juga, kata Ratna, sudah membuat strategi potensi masalah pada pesta demokrasi tersebut.

“Jadi, pemutakhiran data pemilih, persoalan politik uang, dan keterkaitan keterlibatan ASN itu jadi potensi yang masih terjadi,” ungkap Ratna usai mengikuti acara Pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Kamis (23/9/2024).

Saat ini, kata Ratna, pihaknya telah menggelar SKPP di seluruh Indonesia di 100 lokasi. Katanya,

Advertisement

seluruh ruang yang digunakan aktivitas Pemilu diawasi di semua tahapan Pemilu 2024, bukan hanya oleh Bawaslu, melainkan juga kader.

Ratna berharap, semua permasalahan yang terjadi pada Pemilu 2024 dapat ditekan. Meskipun dari sisi teknis, menurutnya, sangat berat lantaran semua pelaksanaan Pemilu berlangsung pada tahun yang sama, baik Pemilu maupun Pilkada yang potensi permasalahannya tinggi.

“Tapi kami punya tanggung jawab bagaimana untuk bisa mengendalikan dengan persiapan yang baik,” ujarnya.

Ratna mencontohkan permasalahan yang diperhitungkan, seperti pelaksanaan Pemilu di tengah pandemi Covid-19.

“Meskipun kami sudah memiliki pengalaman di tahun 2020 yang dapat dikatakan sukses,” tandasnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button