Kesehatan

PPKM di Kota Tangerang Longgar, Warga Diimbau Tetap Waspada

TANGERANG, LB– Kota Tangerang mulai melonggarkan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 18 Oktober 2021. Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya mendorong agar kegatan sosial masyarakat aman. Salah satunya dengan melonggarkan penerapan PPKM, tentunya dengan batasan-batasan yang terkendali.

“Di PPKM lanjutan kali ini, kami masih terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada, meskipun mendorong kegiatan masyarakat tetap jalan dan aman sesuai prokes,” ujar Arief melalui sambungan telepon seluler, Selasa (5/10/2021).

Diakui Arief, kasus Covid-19 masih ada di Kota Tangerang. Oleh karena itu, dijelaskan Arief, semangat kebijakan PPKM yang baru disikapi dengan kewaspadaan, mesikpun masyarakat cenderung mulai jenuh.

Advertisement

“Kasus Covid-19 bukan hanya di Kota Tangerang, semuanya masih dalam batas-batas terkendali. Kita jangan lengah, tetap pakai masker dan lain sebagainya,” imbaunya.

Arief mengungkapkan, kelonggaran PPKM kali ini di antaranya terkait aktivitas olahraga di gym, tapi tetap akan diawasi petugas Satpol PP. Kemudian, bioskop yang saat ini untuk penjual makanan sudah dibolehkan untuk menjual ke pengunjung.

Arief mengaku sempat meninjau langsung penerapan prokes di bioskop dan sudah dijalankan sesuai aturan. Menurutnya, petugas di bioskop disiplin menggunakan masker dan penyemprotan desinfektan sesuai anjuran. Meski, diakui Arief, situasi di bioskop saat ini masih sepi.

“Yang nonton cuma dua baris. Tetep pakai masker, di dalam juga berjarak. Terus saya lihat abis selesai, mereka langsung melakukan (menyemprot-red) desinfektan. Jadi, prokes tetap dijalanin, terus masuk harus akses Pedulilindungi,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Media Relation TangcityMal Intan Amalia menegaskan, pihaknya saat ini sudah memperbolehkan anak di bawah usia 12 tahun masuk mal sesuai aturan kelonggaran PPKM lanjutan.

Namun prosedurnya, kata Intan, pihaknya harus memeriksa pengunjung dari kalangan orangtua soal vaksin, minimal dosis satu.

“Untuk anak balita yang tidak bisa menggunakan masker, kami anjurkan untuk menggunakan face shield,”ujarnya.

Intan juga mengaku, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program dengan adanya kelonggaran yang membolehkan pengunjung anak masuk mal.

Salah seorang pengunjung Tangcity Mal, Widi menyambut antusias kelonggaran PPKM lanjutan.

“Senang sekali akhirnya anak di bawah usia 12 tahun sudah boleh mal, ini langsung saya bawa anak saya ke sini,” akunya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button