Bisnis

Puluhan Wanita di Kota Tangerang Dilatih Berwirausaha Kuliner

TANGERANG, LB– Sebanyak 20 wanita di Kota Tangerang mengikuti pelatihan tata boga yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (26/10/2021). Pelatihan bertujuan untuk mendorong perempuan tersebut mau belajar berwirausaha untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Kualitas Keluarga DP3AKKB Provinsi Banten Mas Ervi Irviliani mengatakan, diadakannya pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarganya, sehingga mampu berwirausaha, bahkan membuka lapangan pekerjaan.

“Ini bagian upaya kami (pemerintah-red), dalam hal ini Provinsi Banten untuk penguatan ekonomi bagi perempuan serta ketahanan keluarga. Intinya mendorong peserta berwirausaha untuk meningkatkan ekonomi keluarganya,” terang Ervi di sela-sela kegiatan pelatihan.

Diungkapkan Ervi, pelatihan digelar di delapan kabupaten kota di Banten dan sudah mencapai 18 wilayah. Pihaknya terus mengoptimalisasikan kegiatan pelatihan, mengingat banyaknya perempuan yang terdampak pandemi Covid-19 di Banten dalam kurun waktu dua tahun ini.

Advertisement

“Sasaran kami memang perempuan yang terdampak perekonomiannya, serta mereka yang mau berkembang,” ujarnya.

Diketahui, dalam pelatihan para pesera dilatih cara membuat penganan cocho lava. Secara keseluruhan, disebutkan Ervi, ada empat pelatihan tata boga, yaitu membuat Zuppa Soup, brownis, Japanese Soffle Pancake, dan Choco Lava.

“Mereka kami latih dari proses pembuatannya hingga pengemasan,” katanya.

Kata Ervi, sudah banyak peserta yang mengikuti pelatihan menuai keberhasilan dan produknya banyak diminati orang-orang terdekat mereka.

“Ada warga di Kabupaten Serang yang ikut pelatihan ini sekarang, ia mulai membuka usaha kecil-kecilan dan yang penting rajin memasarkan mulai dari online,” sebutnya.

Sementara itu, salah satu peserta Pelatihan Tata Boga, Airin Intan Pratiwi mengaku senang mengikuti pelatihan karena menambah wawasan tambahan soal pembuatan penganan yang enak. Melalui praktek langsung yang diajarkan instruktur, kata Airin, membuat kue yang dihasilkannya lebih maksimal.

“Lewat pelatihan ini, saya bisa semakin percaya diri, tahu bagaimana membuat kue yang enak dengan resep yang sesuai. Semoga nanti bisa membuka usaha,” harap warga Kecamatan Pabuaran ini. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button