Hukrim

Pungli Oknum Pegawai BPN, Polda Sebut Bisa Ada Tersangka Baru

SERANG, LB– Setelah menetapkan dua tersangka oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT), Direktorat Kriminal Khusus (Dittreskrimsus) Polda Banten tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka baru.

Kedua oknum pegawai BPN Lebak yang sudah ditetapkan tersangka kasus pungutan liar (pungli), yakni berinisial RY (57), Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian Penata Pertanahan dan PR (41), Pegawai Pemerintah Non ASN pada Bagian Administrasi Kantor BPN Lebak.

Wakil Direktur Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Banten AKBP Hendi Febrianto mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan perkara kasus pungli hasil OTT. Pihaknya tidak akan berhenti pada penentuan dua tersangka.

“Jadi, di situ disiapkan ada tiga amplop dalam bentuk berbeda dan memakai kode. Itu tertuju dengan siapanya, kita akan telusuri dan kita kembangkan,” ungkap Hendi saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (15/11/2021).

Advertisement

Dijelaskan Hendi, pihaknya melakukan penyidikan didasari pada pembuktian, keterangan sanksi, alat bukti, dan lain-lain.

“Terhadap lima orang yang diamankan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditetapkan dua tersangka. Tapi tidak menutup kemungkinan ditemukan sesuai petunjuk dan keterangan saksi lain tentu akan ada tersangka baru,” bebernya.

Hendi menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan berdasarkan hasil pengembangan kepada beberapa pejabat lain di BPN Lebak.

“Pejabat lain di BPN juga akan ditindaklanjuti,” tegasnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button