UMKM

Ratusan Pelaku Usaha Menerima Manfaat Program Modal Tanpa Bunga

TANGERANG, LB – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sudah meluncurkan program Tangerang Ekonomi Masyarakat Sejahtera (Tangerang Emas) sejak 2019. Sepanjang 2021, program bantuan permodalan tanpa bunga itu sudah disalurkan kepada 280 penerima manfaat.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Tangerang Teddy Bayu Putra mengatakan, peminat program Tangerang Emas tergolong tinggi karena kemudahannya. Pihaknya menyasar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Menurutnya, selama masa pandemi Covid-19, bantuan permodalan cukup membantu memulihkan perekonomian sektor UMKM. Katanya, jumlah penerima manfaat juga terus meningkat. Untuk penyalurannya, kata Teddy, dikembangkan melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Kota Tangerang.

“Realisasi tahun 2021 hingga di November ini sudah menyentuh angka Rp573 juta yang diterima 280 pelaku usaha dari 27 kelompok usaha di 13 kecamatan Kota Tangerang,” ungkap Teddy kepada Lingkar Banten di ruang kerjanya, Kamis (30/12/2021).

Advertisement

Kata Teddy, program bekerja sama dengan Bank Jabar Banten (bjb) dan berjalan sesuai harapan. Menurutnya, para peminjam juga diberikan kemudahan dan merasakan manfaatnya.

“Kasus tak terbayarkan atau nunggak sangat sedikit terjadi. Bahkan masih bisa terselesaikan melalui gotong royong kelompok UMKM itu sendiri,” jelasnya.

Sementara program Tangerang Emas melalui DMI berdasarkan data terakhir sudah tersalurkan kepada 10 penerima manfaat mencapai Rp18 juta.

Sementara itu, Sekretaris Umum DMI Kota Tangerang Akhmad Sujai menambahkan, pihaknya sedang melakukan pendataan dan sosialisasi kepada DKM dan Unit Pengelola Zakat (UPZ) masjid yang tersebar di 13 Kecamatan.

Untuk penyaluran permodalan, kata Sujai, dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang.

“Sementara ini kami targetkan satu masjid di setiap kecamatan. Kalau antusias pelaku usaha di sekitar masjid tinggi, maka bisa kami tambah. Dengan begitu harapannya masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button