UMKM

Ratusan UMKM Kabupaten Serang Dapat Bantuan Modal CSR bjb

SERANG, LB– Sebanyak 140 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Serang mendapat bantuan modal dari dana Corperate Social Responsibility (CSR) Bank Jabar Banten (bjb). Bantuan permodalan untuk membantu UMKM mengembangkan usahanya.

Penyerahan bantuan permodalan secaar simbolis diserahkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri di Lapangan Tennis Indoor Pemkab Serang, Jumat (17/12/2021).

Tatu menilai, permodalan menjadi permasalahan utama para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Pihaknya, kata Tatu, sudah melakukan berbagai upaya untuk mendorong kemajuan UMKM.

“Salah satunya memfasilitasi bantuan permodalan. Ada 140 pelaku UMKM di Kabupaten serang yang sekarang diberi bantuan modal dari dana CSR bjb. Totalnya Rp743 juta,” ungkap Tatu.

Advertisement

Tatu berharap, dengan diberikannya bantuan permodalan dapat memberikan energi baru bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Pihaknya juga sudah membantu memfasilitasi pemasaran produk UMKM dengan meresmikan Teras Pendopo.

Di Teras Pendopo, dijelaskan Tatu, pelakju UMKM dapat memamerkan produk lokal kepada masyarakat umum.

“Kita tampilkan UMKM di Teras Pendopo supaya bisa disortir mana saja yang produknya bisa dibawa ke kelas nasional,” terang Ketua DPD I Partai Golkar Banten ini.

Kata Tatu, Teras Pendopo diresmikan atas kerja sama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang bersama Graha Kreatif dan Koperasi Senyum Nusantara.

Rencananya, disebutkan Tatu, stand UMKM di Teras Pendopo setiap harinya akan menyuguhkan kopi lokal dan produk-produk UMKM.

“Nanti setelah UMKM ini ada kemajuan dan produknya bisa mencapai target pasar nasional, kita akan memberikan fasilitas pinjaman ke Bank Serang (menyebut BPR-red) dan bjb,” tegas Ketua Pelang Merah Indonesia (PMI) Banten ini.

Tatu pun meminta, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Serang dapat bahu membahu memberikan fasilitas kepada pelaku UMKM agar produknya masuk perusahaan retail, seperti Indomaret, Alfamart, dan lain sebagainya.

“UMKM hanya memproduksi. Soal perizinan usaha itu dinas harus hadir memberikan bantuan supaya produknya bisa masuk ke retail,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Serang Adang Rachmat mengungkapkan, jumlah di Kabupaten Serang ada 54 ribu pelaku UMKM. Namun, yang aktif dan baru mendapatkan bantuan CSR dari bjb hanya 20 persennya.

“Jadi yang 80 persen (pelaku UMKM-red) itu tidak aktif. Kita akan terus mendorong supaya bisa aktif kembali,” katanya.

Untuk pelaku UMKM yang tidak aktif, kata mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Pemkab Serang ini, akan diberikan pembinaan sesuai kebutuhan supaya aktif kembali dan memiliki semangat meningkatkan usaha yang dibangunnya.

“Untuk membangkitkan UMKM yang kolep ini, kita harus terjun langsung memberikan bantuan dan pembinaan,” tandas mantan Camat Cikande ini. (M Uqel Assathir/zai)

Back to top button