Bisnis

Rusak Sebulan, ATM BRI di Minimarket Balaraja Dikeluhkan Nasabah

TANGERANG, LBC – Layanan mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ada pada salah satu minimarket di Jalan Saga Bunar, Kampung Kepuh, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang dikeluhkan nasabah karena dibiarkan rusak hingga satu bulan lamanya.

Seperti yang disampaikan salah satu nasabah BRI yang tinggal di Komplek Perumahan Grand Harmony di Desa Saga, berinisial WI (28) yang mengeluhkan terhadap pelayanan BRI melalui mesin ATM yang ditempatkan di salah satu minimarket di wilayahnya, karena dibiarkan rusak tanpa ada upaya perbaikan. Kondisi itu menyulitkan dirinya untuk bertransaksi.

“Sudah sebulan ATM BRI rusak, tulisannya di layar mesin dalam perbaikan. ATM dalam proses upgrade sistem operasional, saya jadi susah mau transfer, padahal urgent, ATM lainnya jauh,” keluh WI kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Wi mengaku ingin menggunakan mesin ATM BRI untuk melakukan transfer sejumlah uang untuk rekannya.

Advertisement

“Kerusakan mesin ini sangat mengganggu. Padahal, saya pilih BRI karena ada ATM-nya yang dekat rumah” akunya.

Atas kondisi itu, WI meminta, BRI meningkatkan pelayanannya dan mendesak pihak BRI segera melakukan perbaikan mesin ATM di wilayahnya tersebut, selain harus selalu monitoring ketersediaan uang di ATM yang juga harus menjadi perhatian.

 “Di sini (ATM BRI di minimarket Jalan Saga Bunar) memang sering error, kadang sering kehabisan uang,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, pihak BRI Kantor Cabang (KC) Balaraja melalui Supervisor Penunjang Operasional, Rosminda yang dikonfirmasi wartawan tidak terlalu menanggapi keluhan nasabah soal mesin ATM tersebut. Ia malah menyarankan, kalau ada komplain nasabah atau user agar menyampaikannya langsung secara tertulis.

“Biasanya begitu (menyampaikan keluhan secara tertulis-red) kalau ada complain. Nasabahnya datang gitu ke kita,” ujarnya di Kantor BRI KC Balaraja Centre.

Disinggung permintaan perbaikan mesin ATM di Minimarket Saga Bunar, Rosminda hanya menganggukkan kepala dan menjawab singkat.

“Ya iyalah Mas” singkatnya. (Iqbal Kurnia Musyab/zai)

Back to top button