HeadlinePeristiwa

Sedang Bajak Sawah, 9 Petani di Baros Serang Tersambar Petir

SERANG, LB– Sebanyak sembilan petani yang sedang membajak sawah tersambar petir saat berteduh di gubuk ketika hujan deras di Kampung Sidungkul, Desa Sukaindah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Jumat (27/5/2022) sekira pukul 15.30 WIB. Satu korban harus dilarikan ke klinik karena kondisinya cukup serius. Sementara delapan korban lainnya hanya luka ringan sehingga dirawat di rumah masing-masing.

Informasi yang diterima Lingkar Banten dari Camat Baros Sri Rahayu Basuki, kronologi kejadian berawal kesembilan petani sedang bekerja membajak sawah dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB di Kampung Sidungkul, Desa Sukaindah, Kecamatan Baros.

Setelah itu, kata pejabat wanita yang akrab disapa Yayu itu, tak lama turun hujan cukup lebat disertai sambaran petir, sehingga para petani berteduh di sebuah gubuk dimana terdapat pohon.

“Para petani tersambar petir saat berteduh. Ada sembilan orang, enam perempuan dan tiga laki-laki. Yang delapan orang kondisinya masih bisa dirawat di rumah. Sementara yang satu korban harus dilarikan ke Klinik, karena kondisinya lumayan parah. Itu laporan dari kades setempat,” ungkap Yayu yang memberikan informasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (2/5/2022).

Advertisement

Yayu mengaku, sudah menyampaikan kabar itu kepada Bupati Serang, Asisten Daerah (Asda), dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang.

“Dari Dinsos juga hari ini memberikan bantuan permakanan dan sandang untuk korban. Alhamdulillah para korban sekarang kondisinya sudah semakin membaik. Yang di klinik lagi nunggu hasil lab, tapi informasi sementara sudah membaik,” ujar mantan Sekretaris Dinsos Kabupaten Serang tersebut.

Salah satu petani lansia korban sambaran petir yang dirawat di rumahnya di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

Sementara itu, Danramil 0602-15/Baros Kapten Infanteri Hariyanto membenarkan soal musibah tersambar petir yang dialami sembilan petani tersebut.

“Musibah mengakibatkan delapan korban mengalami luka ringan seperti lebam dan satu orang harus dibawa ke Klinik Arrahman karena pingsan,” ungkap Danramil.

Kata Danramil, para korban setelah kejadian langsung dibawa Babinsa Koramil 0602-15/Baros beserta Kades, Bhabinkamtibmas dan masyarakat ke klinik untuk mendapat tindakan medis. Korban yang pingsan diketahui bernama Sanara yang saat ini sedang menjalalni perawatan di Klinik Arrahman. Sementara delapan korban lain dirawat di rumah masing-masing. (Nizar)

Back to top button