Pendidikan

Pembalajaran Tatap Muka Di Kota Tangerang Masih Wacana

TANGERANG, LBC– Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang masih tahap wacana. Padahal, status Kota Tangerang sudah berada di Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang baru akan menjadwalkan pelaksanaan simulasi PTM tersebut.

Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, guru yang sudah divaksin guna mendukung PTM di Kota Tangerang sudah mendekati 90 persen. Begitu pun dengan pelajar yang sudah mencapai 70 persen.

“Kita sekarang lagi nyiapin PTM. Soal infrastruktur dan segala macam Insya Allah dalam waktu dekat. Saya enggak bisa komentar sekarang. Yang jelas kita sesuai arahan Pak Menteri (menyebut Mendagri-red), Pak Wali (menyebut Walikota Tangerang-red), kita lagi siapkan. Untuk tanggal belum bisa dipastikan,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler, Rabu (25/8).

Menuju PTM, kata Jamaludin, pihaknya baru akan menjadwalkan pelaksanan simulasi PTM di sekolah. Namun demikian, rencana tersebut masih akan dikordinasikan dengan sejumlah stakeholder.

Advertisement

“Ya, sebenarnya dari Desember kemarin kita sudah siap segala baik infrastruktur, terus terkait dengan guru-gurunya sudah siap. Namun posisi Januari, February itu posisi Covid-19 nambah banyak, akhirnya nggak jadi. Di Kota Tangerang segala kebutuhan PTM sudah disiapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya saat ini terus mengejar vaksinasi bagi para pelajar dan guru, serta mengidentifikasi kaitan masalah persiapan PTM. Arif juga meminta perguruan tinggi di Kota Tangerang agar menyosialisasikan kaitan vaksinasi agar maksimal.

“Karena saat uji coba PTM tahap awal nantinya kita kemungkinan akan izinkan bagi mereka-mereka yang sudah vaksin. Gurunya yang sudah vaksin boleh mengajar, anak-anaknya yang sudah vaksin boleh sekolah,” jelasnya.

Namun apabila kesiapan sekolah belum memenuhi ketentuan protokol kesehatan (prokes), kata Arif, maka hanya diperbolehkan pembelajaran secara daring.

“Ya mudah-mudahan masyarakat melaksanakan prokes, terus ikut menyukseskan program vaksinasi dalam rangka pembentukan herd immunity, sehingga aktivitas sekolah masyarakat bisa terus kita jalankan di tengah pandemi ini,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button