Kesehatan

Tempat Rehabilitasi Narkoba Mendesak Disiapkan di Kota Tangerang

TANGERANG, LBC – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang mencatat, saat ini ada 753 orang pengguna aktif narkotika. Lantaran itu, tempat rehabilitasi pengguna narkoba mendesak disiapkan di Kota Tangerang.

Kepala BNN Kota Tangerang Satrya Ika Putra menilai, persoalan kasus narkoba seperti permukaan gunung es. Di permukaan hanya angka kecil yang muncul, padahal di dasarnya masih banyak.

“Enggak bisa karena tidak nampak (pengguna narkoba-red). Yang melaporkan, ditangkap hanya sebagian kecil. Jadi, secara riil sebenarnya tidak bisa kita ukur jumlah angkanya (pengguna narkoba-red),” ujar Satrya dalam diskusi Solusi Movement, Kota Tangerang, Rabu (22/9).

Kata Syatria, pihaknya mengedepankan tempat rehabilitasi bagi para pecandu narkotika. Jika status seseorang tersangka juga masih berhak mendapatkan layanan rehabilitasi. Pengguna narkotika bisa direhabilitasi selama barang buktinya itu di bawah aturan SEMA Nomor 4 Tahun 2010, yakni di bawah satu gram yang dinilai tidak termasuk jaringan.

Advertisement

“Kalau tersangka masih dapat direhabilitasi lewat program kami. Dalam proses hukum yang bersangkutan, mereka ini berhak untuk mendapatkan layanan rehabilitasi apabila barang buktinya di bawah aturan SEMA,” katanya.

Proses rehabilitasi, dijelaskan Syatria, dimulai dari tersangka yang ditangkap aparat penegak hukum dan diminta untuk direhabilitasi di Klinik BNN.

“Tapi kalau ada dari umum (pengguna narkoba-red), kami sarankan untuk direhablitasi di rumah sakit,” sarannya

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Muhammad Dwiki Ramadhani menambahkan, tidak ada persentase pengguna narkoba di Kota Tangerang. Namun, yang terpenting harus ada cara menangggulanginya. Katanya, Kota Tangerang memiliki dua Klinik Metadon Cipondoh dan Puskesmas Cibodas sebagai tempat merehabilitasi pengguna narkoba.

“Ini mungkin harapannya kita bersama ke depan ini Kota Tangerang secara urgensi penanggulangan supaya melalui Raperda (Rancangan Peraturan Daerah), salah satunya bisa menyinggung pusat rehabilitasi,” katanya.

Dwiki juga mengatakan, jika rencana pembangunan penambahan RSUD Kota Tangerang terealisasi, maka tidak menutup kemungkinan ke depan akan ditambahkan fasilitas untuk merehabilitasi para pecandu narkotika.

Alhamdulillah kemarin RSUD kota Tangerang juga akan dibangun. Mudah-mudahan ada pusat rehabilitasi pecandu narkoba nantinya,” harapnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button