Komunitas

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, DP3AKKB Banten dan APJI Gelar Pelatihan Tata Boga

SERANG, LB -Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) menggelar pelatihan tata boga pembuatan kue untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Acara digelar di Kantor Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Jaya Penggugah (Lingkar Media Network), Jalan Polda, Mayabon, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Senin (8/11/2021).

Peserta pelatihan berasal dari berbagai organisasi perempuan di Kota Serang, seperti Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo), Massa Persaudaraan Muslimah (Salimah), dan jamaah Majlis Ta’lim Al Furqon.

Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) DP3AKKB Provinsi Banten Almahdi mengatakan, pihaknya melaksanakan pelatihan untuk peningkatkan ekonomi produktif keluarga di Banten.

Advertisement

“Pelatihan ini kita kerja sama dengan APJI Banten sebagai inisator,” ungkap Mahdi saat diwawancara di sela-sela pelatihan.

Kata Mahdi, jika kualitas hasil produk peserta pelatihan sesuai kriteria, maka ada tambahan yang harus dilakukan yaitu pembinaan, packaging (pengepakan), dan Izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Kita kerja sama dengan APJI, karena APJI salah satu organisasi yang konsen produksi industri rumahan,” terangnya.

Nara sumber memberikan pelatihan.

Sementara itu, Ketua APJI Banten Iin Komalasari mengatakan, pelatihan mengambil cara pembuatan kue, karena saat ini kuliner sedang naik.

“Pelatihan kue supaya bisa menjadi mata pencaharian ibu rumah tangga,” jelasnya.

Diungkapkan Iin, pelatihan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dan disambut antusias peserta.

Alhamdulillah, peserta cepat memahami, karena memang kita bukan hanya teori, tetapi juga dibarengi dengan praktek langsung,” ujarnya.

Iin menambahkan, pihaknya akan terus membina para pengusaha kecil di Banten sampai pada pengemasan agar layak dipasarkan.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Rohilah menyambut antusias pelatihan tata boga yang diselenggarakan DP3AKKB Banten bekerja sama dengan APJI. Menurutnya, pelatihan membantunya untuk mempunya usaha, terutama produk kuliner.

Rohilah mengaku, saat ini mempunyai beberapa produk yang ditawarkan, seperti kripik sukun, kripik pisang, gipang, stik pisang.

Alhamdulillah lewat kegiatan ini bisa menambah menu produk kami, yaitu kue,” ucapnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button