Agama

DPRKP: TPU Syarif Hasan Kota Serang Khusus Muslim

SERANG, LBC – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Serang memastikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Syarif Hasan yang beralamat di Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen khusus untuk warga muslim.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perumahan DPRKP Kota Serang Dadan Priyatna saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor DPRKP Kota Serang, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Perumahan Kota Serang Baru (KSB), Kota Serang, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya muncul aksi penolakan oleh warga di Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang jika Pemkot Serang berencana membangun TPU bagi warga non muslim di wilayah tersebut. Seperti disampaikan Wakil Ketua Karang Taruna Kelurahan Terumbu Muhamad Izudin yang menjelaskan alasan penolakan karena masyarakat di daerahnya 100 persen beragama Islam.

“Kami Karang Taruna Kelurahan Terumbu dan masyarakat menolak adanya pembangunan kluster pemakaman non muslim di wilayah kami oleh Pemkot Serang,” tegasnya.

Advertisement

Selain itu Izudin juga memandang Kelurahan Terumbu wilayah yang bersejarah dan melahirkan ulama besar. Untuk itu, pihaknya tidak ingin marwah tanah leluhurnya tercoreng dengan adanya pemakaman kluster non-muslim.

“Di Kelurahan Terumbu ini melahirkan sosok ulama besar dan kharismatik Kiai Buyut Beji dan Kiai Terumbu. Jasanya cukup besar dalam penyebaran agama Islam,” katanya

Lebih lanjut Izudin mengatakan, lokasi TPU Syarif Hasan yang akan dibangun berada tepat di tengah-tengah pemukiman warga. Izudin khawatir hal itu akan menimbulkan rasa tidak nyaman lantaran merasa terganggu dengan adanya pemakaman non-muslim.

Sementara menurut Dadan, persoalan TPU hanya salah paham dan baiknya site plan itu tidak dijadikan acuan oleh masyarakat, karena gambar rencana pembangunan masih berupa konsep perencanaan.

“Kluster non-muslim sudah disiapkan di Sayar (Kecamatan Taktakan-red). Yang di TPU Syarif Hasan itu akan sesuai keinginan masyarakat (khusus muslim-red),” terang Dadan.

Gambar itu belum dilakukan pembahasan rencana pembangunan, belum ada persetujuan dari DPRD, dan belum ditandatangani oleh Pak Kadis (menyebut Kepala DPRKP-red),” imbuhnya

Kata Dadan, site plan di lokasi TPU yang terdapat pemakaman kluster non-muslim akan direvisi dan diganti. Sebab, pada saat itu gambar dibutuhkan segera lantaran untuk kepentingan pemakaman Covid-19. (Sofi Mahalali/zai)

Back to top button