Hukrim

Tren Pidana Narkoba di Banten Meningkat, Capai 112 Kasus

SERANG, LB– Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, jumlah tindak pidana kasus Narkoba tahun 2021 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 112 kasus.

“Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2021 ini, Polda Banten berhasil mengungkap 112 kasus atau meningkat dua kasus dibandingkan tahun 2020 sebanyak 110 kasus,” ungkap Shinto dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Selasa (2/11/2021).

Tidak hanya itu, kata Shinto, jumlah tersangka kasus narkoba juga tahun ini mengalami peningkatan sebanyak empat tersangka dari total 154 tersangka. Sementara pada 2020 sebanyak 150 tersangka. Begitupun dengan jumlah barang bukti, pada 2020 sabu ada 231,13 gram. Sementara tahun ini mencapai 617,94 gram atau naik 386,81 gram.

Selain itu, lanjtu Shinto, barang bukti gorila pada 2020 sebanyak 4.354,26 gram, tahun ini mencapai 4.886,05 atau naik 531,79 gram. Begitu juga dengan obat-obatan pada 2020 hanya 11.950 butir, tahun ini mencapai 68.788 butir atau bewrtambah 56.838 butir.

Advertisement

“Tapi kalau ganja menurun. Tahun 2020 ada 305.949,36 gram, sementara tahun ini 561,79 gram atau turun 305.387,57 gram,” ungkapnya.

Atas data itu, Shinto mengajak seluruh masyarakat agar melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkoba.

“Narkoba ini musuh kita bersama, karena bisa merusak generasi penerus bangsa. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat di wilayah hukum Polda Banten bersama-sama memutus peredaran narkoba ini,” ajaknya.

“Silahkan masyarakat laporkan ke pihak kepolisian jika menemukan atau mencurigai adanya perbedaan narkoba di lingkungan masing-masing,” pesannya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button