Inovasi

Tunjang KEK Tanjung Lesung, PDAM Bangun SPAM di 4 Kecamatan

PANDEGLANG, LB– Untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang membangun instalasi pengolahan air bersih Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 12 desa empat kecamatan yang masuk Buferzone KEK.

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Berkah Pandeglang Hendi Kusmawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang membangun SPAM di 12 desa dari empat kecamatan yang masuk buferzone KEK Tanjung Lesung.

Empat kecamatan itu, disebutkan Hendi, meliputi Kecamatan Sukaresmi, Angsana, Panimbang, dan Kecamatan Sobang. Baru setelah itu di Tanjung Lesung dengan target waktu pekerjaan selama 1,5 tahun.

“Waktunya sekitar 450 hari kalender atau 1,5 tahun. Semoga berjalan lancar dan tidak ada halangan (pembangunan SPAM-red),” ujar Hendi saat ditemui LingkarBanten.com di ruang kerjanya, kemarin.

Advertisement

Pembangunan SPAM, dijelaskan Hendi, untuk menunjang dan memberikan pasokan air bersih bagi puluhan ribu warga di daerah penyangga KEK Tanjung Lesung, termasuk wisatawan.

“Daerah sekitar Tanjung Lesung setiap musim kemarau susah mencari air bersih. Semoga dengan adanya pembangunan SPAM ini, warga sudah bisa menikmati pasokan air bersih,” harapnya.

Kata Hendi, PDAM Tirta Berkah Pandeglang hanya mendapatkan keterlibatan pelimpahan setelah pembangunan SPAM selesai.

“Asetnya dilimpahkan ke Pemda dulu, baru dilimpahkan lagi untuk pengelolaanya dan pemeliharaannya ke PDAM,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Pelaksanaan PDAM Tirta Bekah Pandeglang Muksinin menambahkan, pembangunan SPAM akan membantu warga setempat. Oleh karean itu, ia berharap, pembangunan instalasai air bersih itu berjalan lancar.

“Agara segera dimanfaatkan dan semoga cepat berfungsi, dan juga semoga menyejahterakan warga,” harapnya.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Berkah Pandeglang Ujang Sumawinata menegaskan, pihaknya siap mengelola IPA SPAM Tanjung Lesung untuk menunjukang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), selain ditunggu warga empat kecamatan yang masuk buferzone KEK.

“Kebutuhan masyarakat juga akan kita penuhi, ada 6000 saluran rumah yang sudah menunggu dan 1.900 jaringan di Kecamatan Panimbang bisa diambil dari sini (KEK-red). Nanti yang di Panimbang kita alihkan ke Kecamatan Patia,” terangnya. (M Hafidz Fathurrohman/zai)

Back to top button