Agama

Wakil Walikota Serang Perbolehkan Perayaan Panjang Maulid

SERANG, LB– Memasuki Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya ada tradisi perayaan maulid atau disebut panjang maulid, tak terkecuali di Kota Serang, seperti menggelar pawai hingga tablig akbar. Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tidak melarang tradisi masyarakat bidang keagamaan tersebut.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin usai menghadiri Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Rabu (13/10/2021).

“Panjang maulid kita bolehkan untuk masyarakat,” tegas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten ini.

Akan tetapi, sambung Subadri, perayaan harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Advertisement

“Boleh, tapi karena kondisinya masih pandemi, jadi harus dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” jelas mantan Ketua DPRD Kota Serang ini.

“Jadi, tidak seperti tahun-tahun sebelum pandemi, karena kita menyesuaikan dengan keadaan saat ini,” imbuhnya.

Dijelaskan Subadri, diperbolehkannya menggelar panjang maulid sebagai bentuk rasa syukur dan takdim masyarakat Kota Serang kepada Nabi Muhammad SAW yang memang sudah menjadi tradisi dan membudaya.

“Itu kan untuk membesarkan rasa syukur dan senang kita ke Rosulullah SAW, karena kita masyarakat muslim,” tandasnya. (Hendra Hermawan/zai)

Back to top button