Kesehatan

Walikota Tangerang Respon Peringatan WHO Soal Lonjakan Covid-19

TANGERANG, LBCWorld Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta kepada Negara Indonesia, khususnya di sejumlah provinsi agar mewaspadai lonjakan kasus Covid-19, kendati dalam beberapa waktu terakhir diklaim terjadi penurunan angka kasus terdampak virus tersebut.

Kaitan itu, Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah yang diminta untuk waspada, karena dinilai terjadi lonjakan mobilitas masyarakat pada bidang ritel dan rekreasi. Atas hal itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah langsung bereaksi. Arief saat dimintai komentar tentang peringatan WHO mengatakan, hasil assesment di Kota Tangerang saat ini berada pada level 1, untuk fasilitas tracing juga ada pada posisi sedang dan memadai.

“Secara kesimpulan, assesmentnya ada di level 2 (kasus Covid-red). Untuk penangangan pandemi ini tentu menjadi perhatian kita, termasuk masukan dari WHO,” ujar Arief kepada awak media saat meninjau tes CPNS di TCC, Karawaci, Kota Tangerang, Senin (20/9).

Menurut Arief, penangangan Covid-19 harus dilihat indikator makro lainnya. Karena dalamkondisi pandemi saat ini yang mengakibatkan tiga krisis, kesehatan, sosial dan ekonomi berada dalam kondisi berangsur membaik. Untuk itu, lanjut Arief, Pemkot Tangerang saat ini terus menggencarkan program vaksinasi.

Advertisement

“Sekarang dalam kondisi berangsur baik. Tentu kita berharap ekonomi bisa berjalan dengan tetap memerhatikan prokes (protokol kesehatan). Sekarang Pemkot juga mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sampai tingkat RW,” katanya.

Lebih jauh Arief mengatakan, pihaknya juga akan menggelar program vaksinasi door to door. Jadi, warga yang belum mendapatkan vaksin akan langsung disuntik di rumahnya. Disinggung kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tingkat Sekolah Dasar (SD) yang tak kunjung digelar di Kota Tangerang, Arief memastikan, jika hasil evaluasi PTM tingkat SMP berjalan baik untuk selanjutnya akan diterapkan di tingkat SD.

“Iya, kalau PTM memang kita optimalkan sekarang nih. Kita sudah evaluasi hasil kemarin. Alhamdulillah berjalan baik. Kemungkinan SD bisa kita berikan kesempatan untuk PTM. Kita lagi persiapkan. Kita ingin matang supaya tidak menimbulkan kluster dan lonjakan,” jelasnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button