NasionalUMKM

Wapres: Ekosistem Global Halal Hub Bangkitkan UMKM di Kancah Internasional

TANGERANG, LB– Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin meresmikan pencanangan Ekosistem Global Halal Hub sebagai gerakan nasional sinergitas menuju Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia 2024 di Great Western Resort (GWR) Kota Tangerang, Kamis (27/1). Wapres menilai, Ekosistem Global Halal Hub dapat membangkitkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kancah internasional.

Dalam acara, Wapres secara simbolis melepas ekspor UMKM dan produk halal senilai USD 9 juta yang dikirimkan ke 23 negara tujuan. Wapres berharap, melalui pencanangan Ekosistem Global Halal Hub dapat berkontribusi meningkatkan ekspor UMKM hingga mencapai 20 sampai 25 persen pada 2024.

Disebutkan Wapres, kontribusi ekspor UMKM terhadap ekspor non migas saat ini masih 15,6 persen dibandingkan ekspor usaha besar yang mencapai 84,35 persen.

Global Halal Hub yang merupakan ekosistem pengembangan produk halal berbasis platform digital itu, diharapkan Wapres, dapat mensinergikan pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mengakselerasi pengembangan UMKM dan produk halal Indonesia di dalam negeri maupun pasar global.

Advertisement

“Semoga hadirnya Ekosistem Global Halal Hub akan semakin banyak UMKM kita yang berhasil menembus pasar global dan semakin digemari masyarakat internasional,” harapnya.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2019, diungkapkan Wapres, jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 65,46 juta atau 99,99 persen dari jumlah pelaku usaha. Kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 60,5 persen dan mampu menyerap 119,5 juta orang atau 96,92 persen tenaga kerja.

Menurut Wapres, diperlukan sinergi program dengan semangat kolaborasi antara pihak pemerintah dengan swasta untuk membantu peningkatan kinerja ekspor UMKM, salah satunya melalui program digitalisasi dalam mendorong pengelolaan produk halal melalui Global Halal Hub.

“Ini jadi awalan baik untuk mensinergikan UMKM halal Indonesia ke pasar global,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PDEkspor Hadi Lee mengatakan, secara simultan pelepasan eskpor produk UMKM dan produk halal senilai USD 9 juta, terdiri atas makanan halal seperti produk mie, gudeg, bumbu, gado-gado, kue bulan.

Lalu produk UMKM di antaranya Manggis dan Cocoa Powder. Ekspor dilakukan ke 23 negara tujuan, di antaranya Amerika Serikat, Tiongkok, India, dan Mesir.

Terkait itu, Ketua Panitia Pencanangan Global Halal Hub Yuwono Wicaksono menambahkan, saat ini PDExpor membina sekira 9 juta UMKM nasional, mulai dari kurasi pelatihan dan pendampingan, sertifikasi, hingga pemasaran lokal dan global.

“Dari 9 juta UMKM itu sekitar 1 juta pelaku UMKM adalah produsen produk-produk halal,” kata Yuwono.

Katanya, Global Halal Hub membangun ekosistem mulai dari desa, kabupaten, provinsi, dan nasional.

“Melalui GHH memudahkan buyer mancanegara dibantu SDM (Sumber Daya Manusia) unggul yang memiliki standard kompetensi berstandar internasional,” pungkasnya. (Eky Fajrin/zai)

Back to top button