News

Waspada, Lima Kecamatan di Pandeglang Rawan Longsor

PANDEGLANG, LBC –Pandeglang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat, ada lima kecamatan di Pandeglang yang wilayahnya rawan longsor. Antara lain Kecamatan Cadasari, Mandalawangi, Pulosari, Panimbang, dan Kecamatan Angsana. Warga di lima kecamatan itu pun diminta waspada, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pandeglang Usep mengatakan, memasuki musim hujan beberapa wilayah di Pandeglang berpotensi longsor. Disebutkan Usep, ada beberapa wilayah di Pandeglang yang menjadi langganan bencana longsor.

“Seperti di sepanjang jalan AMD, tepatnya di Lebak Seureuh, Tanjakan Bangangah, Kecamatan Mandalawangi itu yang rawan longsor. Kemudian beberapa wilayah di Kecamatan Panimbang dan Angsana, dan Kecamatan Pulosari, daerah itu juga sering terjadi longsor,” ungkap Usep kepada lingkarbanten.com di ruang kerjanya, Kamis (19/8/2021).

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor di Pandeglang, kata Usep, pihaknya sudah memberikan imbauan dan menempatkan petugas di lokasi rawan longsor untuk berjaga. Pihaknya juga sudah memberikan imbauan para pendaki gunung agar hati-hati.

Advertisement

“Untuk yang dijalur wisata, kita selalu melakukan pemantauan. Kalau misalkan ada tanda-tanda akan longsor, kita akan segera bertindak,” ujarnya.

Selain menempatkan petugas untuk berjaga di lokasi rawan longsor, lanjut Usep, pihaknya juga sudah mempunyai 339 relawan untuk memantau kondisi di 326 desa dan 13 kelurahan. Ketika terjadi bencana, sambung Usep, para relawan itu langsung bergerak dan memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.

“Tindakan antisipasi dan penanganan pertama ketika terjadi bencana sudah kita lakukan. Keinginan kita, jangan sampai terjadi bencana. Kalaupun terjadi, tim kita sudah siap untuk melakukan penanganan,” tegasnya. 

Di lapangan, kata Usep, petugas dan relawan juga selain memberikan penanganan pertama saat terjadi bencana, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tindakan pencegahan bencana sehingga bisa mencegah korban jiwa.

“Para relawan ini nanti bisa menyampaikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai apa yang harus dan tidak boleh dilakukan ketika bencana terjadi. Sasaran utama kita, memberikan pemahaman mengenai penanganan bencana kepada masyarakat,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Habibi Arafat menyarankan agar Pemkab Pandeglang memasang rambu di semua lokasi rawan longsor, sehingga warga lebih waspada selain menempatkan petugas jaga.

“Apalagi sekarang ini mendekati libur tahun baru 2020, pasti banyak wisatawan datang ke Pandeglang. Nah, ini yang harus diantisipasi. Jangan sampai ada korban jiwa dari bencana alam,” sarannya. (rie/zai)

Back to top button